UPTD Puskesmas Way Urang Bersama Kelurahan Gelar CKG Terintegrasi Skrining TB, 100 Warga Jalani Pemeriksaan

WAY URANG — Batuk berkepanjangan bukan sekadar gangguan kesehatan biasa. Warga yang mengalami batuk berdahak lebih dari dua minggu, demam berulang hingga penurunan berat badan diminta tidak mengabaikan gejala tersebut.

Sebagai langkah deteksi dini, UPTD Puskesmas Way Urang bersama Kelurahan Way Urang menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) terintegrasi skrining Tuberkulosis (TB), Rabu (7/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut dipusatkan di Aula Kantor Kelurahan Way Urang dan mendapat antusiasme masyarakat. Sedikitnya 100 pasien mengikuti pemeriksaan kesehatan dalam kegiatan tersebut.

Pelaksanaan CKG dan skrining TB ini melibatkan 7 tenaga kesehatan (nakes), 2 kader TB, serta 1 petugas X-ray untuk mendukung proses pemeriksaan dan deteksi dini terhadap warga yang memiliki indikasi atau gejala penyakit TB.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mendorong penemuan kasus secara lebih dini, sehingga warga yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan dapat segera mendapatkan penanganan sesuai kondisi kesehatannya.

Salah satu sasaran yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah kelompok lanjut usia (lansia). Selain itu, masyarakat yang mengalami gejala seperti batuk berdahak lebih dari dua minggu, demam berulang maupun penurunan berat badan juga diimbau untuk segera melakukan pemeriksaan.

Tidak hanya skrining awal, kegiatan tersebut juga menyediakan pemeriksaan X-ray secara gratis bagi warga yang memenuhi kriteria pemeriksaan. Fasilitas ini menjadi bagian penting dalam mendukung proses deteksi dini TB.

Lurah Way Urang, Nurul Qomariyah, S.E., M.Pd., mengajak masyarakat untuk tidak menunggu kondisi kesehatan semakin memburuk sebelum melakukan pemeriksaan.

Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan sejak munculnya gejala merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan sekaligus mencegah penyebaran penyakit menular.

“Jangan menunggu sakit semakin parah. Bagi warga yang memiliki gejala seperti batuk berdahak lebih dari dua minggu, demam berulang atau mengalami penurunan berat badan, silakan memanfaatkan pemeriksaan yang telah disediakan,” ujarnya.

Dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader TB dan dukungan pemeriksaan X-ray, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat upaya deteksi dini TB sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Antusiasme 100 warga yang mengikuti kegiatan ini juga menunjukkan bahwa layanan kesehatan berbasis deteksi dini masih sangat dibutuhkan masyarakat.

Pesannya jelas: jangan anggap sepele gejala yang berlangsung lama. Jika mengalami gejala yang mengarah pada TB, segera periksa dan pastikan kondisi kesehatan sejak dini.

(IWO-I/Susimah)

Eksplorasi konten lain dari TRUSTED-NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca